Ibu Monie Adityorini, S.Sos., M.M. Hadirkan Kehangatan dan Kepedulian dalam Acara Industri Ramah Inklusi di SLBN Semarang

Tips
  • 10 Juni 2026
    Oleh : ellvia varisca

    Semarang — Semangat kebersamaan dan kepedulian terasa begitu hangat dalam kegiatan “Industri Ramah Inklusi” yang diselenggarakan di SLB Negeri Semarang, Gedung Semeru, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka syukuran Idul Adha tersebut menjadi ruang pertemuan penuh makna antara anak-anak disabilitas, dunia pendidikan, pemerintah, industri, dan masyarakat.

     

    Acara ini dihadiri lebih dari 600 anak disabilitas, ratusan guru SLB, guru BKK SMA/SMK, mahasiswa, perusahaan mitra, serta berbagai tamu undangan dari instansi pemerintahan dan dunia pendidikan.

    Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., diwakili oleh Ibu Monie Adityorini, S.Sos., M.M. selaku Kepala Bidang Industri Agro dan Hasil Hutan di Dinas Perindustrian Kota Semarang. Kehadiran beliau membawa suasana hangat dan penuh perhatian bagi seluruh peserta yang hadir, khususnya anak-anak disabilitas. Tidak hanya hadir sebagai perwakilan Pemerintah Kota Semarang, Ibu Monie juga tampak berinteraksi langsung dengan anak-anak disabilitas dan para guru SLB yang mengikuti kegiatan tersebut. Dengan sikap yang ramah dan penuh kepedulian, beliau menyapa serta berbincang bersama para peserta dalam suasana yang hangat dan sederhana.

     

    Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam acara. Kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Semarang yang datang tidak hanya untuk menghadiri kegiatan secara formal, tetapi juga memberikan perhatian dan kedekatan secara langsung, menghadirkan rasa dihargai bagi anak-anak disabilitas dan keluarga besar SLBN Semarang.

     

    Kegiatan Industri Ramah Inklusi ini menjadi pengingat bahwa inklusi tidak hanya berbicara tentang fasilitas atau program, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dan pemerintah mampu menghadirkan rasa diterima bagi setiap anak tanpa membedakan kondisi mereka. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta menikmati makan bersama dalam rangka syukuran Idul Adha. Dalam sederhana dan hangatnya acara tersebut, tercipta kebahagiaan yang tulus dari senyum anak-anak yang hadir.

    Penyelenggara menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kota Semarang yang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan pendidikan yang ramah bagi penyandang disabilitas.

     

    Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih terbuka, peduli, dan inklusif bagi anak-anak disabilitas di Kota Semarang dan sekitarnya.

     

    Acara ditutup dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Kehangatan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa perhatian yang diberikan dengan tulus akan selalu meninggalkan makna yang mendalam.


    Hubungi Kami ? 5.148