Kadang, perubahan besar justru dimulai dari hal-hal sederhana dari duduk bersama, mendengarkan, dan memberi kesempatan. Itulah yang terasa dalam kegiatan yang dilakukan Toploker.com bersama Universitas STEKOM di SLB Negeri Salatiga pada Senin, 6 April 2026. Lewat program pembuatan Curriculum Vitae (CV) dan pemilihan Duta Kebekerjaan, mereka mencoba menghadirkan sesuatu yang mungkin selama ini belum banyak dirasakan: rasa percaya bahwa masa depan itu juga milik mereka.
Di ruangan itu, satu per satu siswa mulai menuliskan tentang dirinya. Nama, kemampuan, pengalaman, hingga hal-hal kecil yang mereka sukai. Mungkin terlihat sederhana, tapi bagi mereka, ini adalah momen yang berbeda. Untuk pertama kalinya, mereka tidak hanya belajar mereka mulai melihat diri mereka sebagai seseorang yang siap bekerja, yang punya nilai, yang layak diperkenalkan.
Ada yang masih ragu saat menulis. Ada yang pelan-pelan bertanya. Tapi ada juga yang mulai tersenyum ketika menyadari, “Ternyata aku bisa.” Dan dari situlah, sesuatu mulai tumbuh rasa percaya diri yang selama ini mungkin belum sempat muncul.
.jpg)
Pendampingan yang diberikan bukan sekadar mengajarkan cara membuat CV. Lebih dari itu, ini tentang menemani, meyakinkan, dan menunjukkan bahwa setiap dari mereka punya potensi. Bahwa apa yang mereka miliki hari ini, sekecil apa pun, tetap berarti.
Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Duta Kebekerjaan. Bukan tentang siapa yang paling hebat, tetapi siapa yang berani mencoba, yang mau belajar, dan yang punya semangat untuk berkembang. Prosesnya terasa hangat, tanpa tekanan, membuat setiap siswa berani tampil menjadi dirinya sendiri.
.jpg)
Mereka yang terpilih bukan hanya menjadi perwakilan, tetapi menjadi harapan. Harapan bahwa teman-temannya juga bisa mengikuti jejak yang sama. Bahwa keterbatasan bukanlah akhir, dan bahwa setiap orang punya kesempatan untuk melangkah lebih jauh.
Yang terjadi hari itu bukan sekadar kegiatan sekolah. Ini adalah pertemuan antara kesempatan dan harapan. Tentang bagaimana sebuah kepercayaan bisa mengubah cara seseorang melihat dirinya sendiri.
.jpg)
Toploker.com dan Universitas STEKOM mungkin hanya hadir untuk mendampingi. Tapi bagi para siswa, kehadiran itu berarti lebih dari sekadar program. Ini adalah pengingat bahwa mereka tidak sendiri, bahwa ada yang percaya, dan bahwa mereka juga punya tempat di dunia ini.
Karena pada akhirnya, inklusivitas bukan hanya tentang membuka pintu. Tapi tentang memastikan ada yang mau menggandeng tangan, berjalan bersama, dan berkata, “Kamu juga bisa.” Dan mungkin, dari hari itu, mimpi yang dulu terasa jauh… mulai terasa sedikit lebih dekat.