Toploker.com dan Universitas STEKOM Hadirkan Pendekatan Kakak Asuh untuk Perkuat Program Inklusi di SLB Negeri 1 Karangasem

Berita
  • 31 Desember 2025
    Oleh : inez febriana sari

    Karangasem, 30 Desember 2025 — Komitmen dalam membangun pendidikan inklusif yang berorientasi pada penguatan karakter dan kesiapan kerja siswa berkebutuhan khusus kembali ditunjukkan melalui kolaborasi Toploker.com bersama Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program pendekatan sosial berbasis kakak asuh dan adik asuh di SLB Negeri 1 Karangasem.

     

    Program ini dirancang untuk menciptakan interaksi yang hangat dan suportif antara mahasiswa Universitas STEKOM sebagai kakak asuh dengan siswa berkebutuhan khusus sebagai adik asuh. Pendampingan dilakukan secara langsung melalui kegiatan edukatif, komunikasi sederhana, serta dialog ringan yang bertujuan membangun rasa percaya diri dan kedekatan emosional siswa.

    Selain mempererat hubungan sosial, pendekatan kakak asuh ini juga dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pengenalan potensi dan kesiapan kerja siswa. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengamatan terhadap siswa kelas 10, 11, dan 12 yang dinilai memiliki minat, kemandirian, serta kesiapan dasar untuk mengikuti pelatihan kebekerjaan lanjutan.

     

    Keunikan kegiatan ini terletak pada keterlibatan Duta Inklusi dari jenjang SMA dan SMK di Jawa Tengah yang dihadirkan oleh Universitas STEKOM. Kehadiran para Duta Inklusi memberikan perspektif pendampingan sebaya yang lebih variatif, sekaligus menjadi sumber motivasi bagi siswa berkebutuhan khusus di SLB Negeri 1 Karangasem.

    Program kakak asuh ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan kebekerjaan bagi siswa berkebutuhan khusus di Bali yang diinisiasi oleh Toploker.com bersama Universitas STEKOM. Pendekatan humanis yang diterapkan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan memberdayakan.

     

    Toploker.com dan Universitas STEKOM menilai bahwa kesiapan kerja siswa berkebutuhan khusus tidak hanya dibangun melalui pelatihan teknis semata, tetapi juga melalui relasi yang kuat, empati, serta pendampingan berkelanjutan yang mampu menumbuhkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi masa depan.


    Hubungi Kami ? 6.568