Dari Langkah Sederhana, Tumbuh Keyakinan: Tes Kecakapan di SLB Negeri Kota Pekalongan Hadirkan Harapan Baru

Berita
  • 01 Mei 2026
    Oleh : ellvia varisca

    Membangun dunia kerja yang inklusif tidak cukup hanya dengan membuka peluang. Lebih dari itu, dibutuhkan kehadiran nyata yang memberi ruang bagi setiap individu untuk berkembang dan membuktikan kemampuannya. Semangat inilah yang dibawa Toploker.com bersama Universitas STEKOM saat menggelar tes kecakapan kerja di SLB Negeri Kota Pekalongan pada Kamis, 30 April 2026.

     

    Kegiatan ini bukan sekadar program pelatihan, tetapi menjadi upaya untuk menumbuhkan kepercayaan diri para siswa berkebutuhan khusus. Sebuah dorongan agar mereka berani melihat masa depan dengan cara yang berbeda bukan sebagai sesuatu yang menakutkan, melainkan sebagai kesempatan yang bisa diraih dengan usaha dan keyakinan.

     

    Tes kecakapan yang dilakukan dirancang sebagai ruang belajar yang suportif. Para siswa diberi kesempatan untuk mencoba berbagai aktivitas tanpa tekanan, sehingga mereka dapat mengeksplorasi kemampuan diri dengan lebih bebas. Di sinilah proses penting itu terjadi ketika mereka mulai menyadari bahwa setiap usaha yang dilakukan memiliki arti.

     

    Pada tahap awal, siswa menjalani aktivitas dasar seperti menyapu, membersihkan meja dan kaca, serta merapikan perlengkapan. Meski terlihat sederhana, kegiatan ini memperlihatkan ketelitian, kedisiplinan, dan kesungguhan yang mereka miliki. Dari setiap gerakan, tampak bahwa mereka mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik ketika diberi kepercayaan.

    Selanjutnya, siswa mengikuti simulasi aktivitas niaga. Mereka belajar mencatat pesanan, memahami proses transaksi, hingga mencoba peran sebagai kasir. Pengalaman ini menjadi latihan penting untuk membangun keberanian dalam berinteraksi dan mengambil peran aktif. Bagi mereka, ini bukan sekadar praktik, tetapi langkah awal menuju kemandirian.

    Dalam sesi simulasi laundry, para siswa menunjukkan ketekunan dan kesabaran melalui kegiatan menggantung pakaian, menyetrika, hingga melipat dengan rapi. Proses ini mengajarkan bahwa pekerjaan membutuhkan konsistensi dan perhatian terhadap detail nilai-nilai yang mereka tunjukkan dengan baik sepanjang kegiatan.

    Sementara itu, sesi make up bagi siswa perempuan menjadi momen yang penuh makna. Melalui kegiatan ini, para siswi tidak hanya belajar merias diri, tetapi juga belajar mengenali dan menghargai diri mereka sendiri. Raut wajah yang berubah menjadi lebih cerah dan senyum yang muncul dari cermin mencerminkan tumbuhnya rasa percaya diri yang sebelumnya mungkin belum terlihat.

     

    Selama kegiatan berlangsung, suasana terasa hangat dan penuh dukungan. Tim dari Toploker.com dan Universitas STEKOM hadir sebagai pendamping yang tidak hanya mengarahkan, tetapi juga memberi semangat. Dari interaksi yang terjalin, terlihat perubahan yang perlahan namun pasti rasa ragu berkurang, keberanian meningkat, dan keyakinan diri mulai tumbuh.

     

    Kegiatan ini menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan. Mereka hanya membutuhkan kesempatan, lingkungan yang mendukung, dan orang-orang yang percaya pada kemampuan mereka. Melalui langkah ini, Toploker.com dan Universitas STEKOM kembali menegaskan bahwa inklusivitas adalah tindakan nyata, bukan sekadar konsep. Ini tentang berjalan bersama, memberikan ruang, dan memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal dalam perjalanan menuju masa depan.

     

    Bagi sebagian orang, kegiatan ini mungkin tampak sederhana. Namun bagi para siswa, ini adalah awal dari perubahan besar—sebuah titik di mana mereka mulai percaya bahwa mereka mampu. Bahwa suatu hari nanti, mereka bisa berdiri dengan percaya diri, bekerja secara mandiri, dan menunjukkan kepada dunia bahwa keterbatasan bukanlah batas untuk meraih mimpi.


    Hubungi Kami ? 8.343